Internasional

Memanas! Iran Tolak Negosiasi dengan AS, Siap Perang Lagi

Dok. Ilustrasi Ketegangan Iran - AS.

ACEHANTARA.COM | Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat menyusul penolakan Teheran terhadap rencana perundingan lanjutan dengan Washington.

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menyatakan pemerintahnya tidak akan melanjutkan negosiasi tahap kedua selama tekanan dari Amerika Serikat masih berlangsung. Teheran menilai langkah-langkah seperti pembatasan dan blokade terhadap kapal-kapalnya mencerminkan tidak adanya itikad baik dalam proses diplomasi.

“Perundingan tidak akan dilanjutkan dalam kondisi tekanan,” demikian penegasan Pezeshkian, seraya merujuk pada pengalaman sebelumnya yang dinilai merusak kepercayaan Iran terhadap komitmen Washington.

Di pihak lain, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, tetap menyatakan optimisme bahwa jalur dialog masih terbuka. Ia bahkan berencana mengirim delegasi tingkat tinggi yang dipimpin Wakil Presiden, JD Vance, untuk melanjutkan pembicaraan.

Namun hingga kini, rencana tersebut belum terealisasi. Situasi di lapangan justru menunjukkan eskalasi ketegangan yang kian meningkat.

Trump juga mengeluarkan pernyataan keras dengan menyebut Amerika Serikat siap menyerang infrastruktur strategis Iran apabila Teheran menolak kesepakatan damai. Ancaman tersebut memperkeruh suasana di tengah masa gencatan senjata yang dijadwalkan berakhir pada 21 April 2026.

Pengamat menilai, kebuntuan diplomasi dan saling ancam antara kedua negara berpotensi memperbesar risiko konflik terbuka di kawasan, terutama jika tidak ada upaya deeskalasi dalam waktu dekat. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version