Jubir Darat Aceh Apresiasi Kinerja Safrizal, Tegaskan Peran Hadir Negara dalam Pemulihan Bencana
ACEHANTARA.COM | BANDA ACEH — Ketua Jubir Darat Aceh Mualem–Dek Fadh, Musliadi (Cut Abang/Kombatan), menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Kepala Posko Wilayah Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Aceh, Safrizal ZA, dalam menangani pemulihan pascabencana di Aceh.
Musliadi menilai, penugasan yang diberikan oleh Prabowo Subianto kepada Safrizal merupakan representasi nyata kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat terdampak bencana di daerah. Ia menegaskan, langkah-langkah yang diambil Satgas PRR bukan sekadar program teknis, melainkan bagian dari mandat nasional untuk memastikan perlindungan dan pemulihan rakyat berjalan optimal.
“Ini bukan hanya kerja sektoral, tetapi kerja negara. Melalui tangan Safrizal, kita melihat bagaimana mandat Presiden dijalankan secara konkret di lapangan. Negara hadir, tidak abai, dan bekerja langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,” kata Musliadi pada Rabu, 22 April 2026.
Ia menambahkan, pendekatan yang dilakukan Safrizal mencerminkan arah kebijakan nasional yang menempatkan keselamatan dan kesejahteraan rakyat sebagai prioritas utama. Dalam konteks pemulihan bencana di 18 kabupaten/kota di Aceh, Musliadi menilai koordinasi lintas sektor berjalan lebih solid dan terukur.
“Presiden tidak salah menempatkan orang. Safrizal adalah figur yang memahami Aceh secara utuh—baik dari sisi geografis, sosial, maupun kultur. Itu menjadi kunci dalam memastikan program rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan tepat sasaran,” ujarnya.
Menurut Musliadi, kinerja Satgas PRR di bawah koordinasi Safrizal menunjukkan kemajuan signifikan, mulai dari percepatan pendataan kerusakan, distribusi bantuan, hingga penyusunan rencana pembangunan kembali yang berbasis kebutuhan riil masyarakat.
Ia menegaskan, dalam situasi pascabencana, kehadiran negara harus dirasakan secara nyata, tidak hanya dalam kebijakan, tetapi juga dalam tindakan langsung di lapangan.
“Penanganan bencana harus terukur, cepat, dan tepat sasaran. Kami melihat Safrizal bekerja dengan pola itu—berbasis data, responsif, dan berorientasi pada hasil. Ini bentuk nyata negara bekerja untuk rakyat,” katanya.
Lebih lanjut, Musliadi menyatakan optimisme bahwa proses rehabilitasi dan rekonstruksi di Aceh akan berjalan lebih efektif dengan dukungan penuh pemerintah pusat dan daerah. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung langkah-langkah percepatan yang tengah dilakukan.
“Ini adalah kerja bersama. Negara sudah hadir melalui mandat Presiden, dan dijalankan oleh Safrizal di lapangan. Tinggal bagaimana kita semua menjaga sinergi agar pemulihan ini benar-benar tuntas dan berdampak luas bagi masyarakat,” kata Musliadi menegaskan.
