Daerah

Sunnyl Iqbal Resmi Jadi Komisaris Utama PGE, Gubernur Aceh Lakukan Perombakan Manajemen

Sunnyl Iqbal Komisari Utama Terpilih PT PGE

ACEHANTARA.COM | BANDA ACEH — Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, melakukan perombakan susunan komisaris dan direksi di tubuh PT Pema Global Energi (PGE). Keputusan tersebut ditetapkan melalui mekanisme sirkuler pada 13 Maret 2026 sebagai bagian dari langkah penguatan tata kelola perusahaan daerah di sektor energi.

Dalam keputusan itu, Sunnyl Iqbal resmi ditetapkan sebagai Komisaris Utama PGE. Selain itu, Asnawi, S.T., M.S.M. ditunjuk sebagai anggota komisaris, sementara jabatan Direktur Utama dipercayakan kepada Tgk. H. Muhammad Nur.

Penetapan tersebut dilakukan oleh Muzakir Manaf sebagai pemegang saham tunggal PT Pembangunan Aceh, perusahaan induk yang menaungi PGE. Keputusan diambil dengan mengacu pada Pasal 91 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas yang memungkinkan pengambilan keputusan pemegang saham tanpa melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), selama seluruh pihak menyatakan persetujuan secara tertulis.

Melalui keputusan tersebut, pemegang saham juga memerintahkan direksi PT Pembangunan Aceh (Perseroda) untuk segera menindaklanjuti penetapan susunan komisaris dan direksi baru serta melakukan langkah-langkah administratif dan operasional sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dokumen keputusan itu ditandatangani di Banda Aceh pada bulan Ramadan 1447 Hijriah dan mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.

Profil Sunnyl Iqbal

Nama Sunnyl Iqbal bukan sosok baru di ruang publik Aceh. Ia dikenal aktif dalam pengembangan sektor ekonomi kreatif dan pemberdayaan generasi muda melalui berbagai kegiatan organisasi.

Sunnyl Iqbal sebelumnya menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional Aceh. Ia dilantik pada 20 Juni 2025 di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, oleh Ketua Umum Gekrafs, Kawendra Lukistian.

Dalam kiprahnya di organisasi tersebut, Sunnyl dikenal mendorong penguatan ekosistem ekonomi kreatif di Aceh, termasuk pengembangan pelaku usaha kreatif muda, komunitas digital, hingga sektor industri kreatif berbasis lokal.

Sunnyl Iqbal juga dikenal sebagai putra dari Gubernur Aceh, Muzakir Manaf. Namun, berbeda dengan sang ayah yang lama dikenal dalam dunia politik dan pemerintahan, Sunnyl lebih banyak menapaki jalur organisasi sosial-ekonomi serta aktivitas pemberdayaan generasi muda.

Kehadirannya di ruang publik Aceh berkembang secara bertahap melalui aktivitas organisasi dan program penguatan ekonomi kreatif, bukan melalui jalur politik praktis. Sejak memimpin DPW Gekrafs Aceh, namanya semakin sering muncul dalam berbagai agenda diskusi, forum ekonomi kreatif, serta kegiatan pengembangan kewirausahaan muda di daerah.

Peran Strategis di PGE

Penunjukan Sunnyl Iqbal sebagai Komisaris Utama PGE dinilai sebagai bagian dari upaya memperkuat pengawasan dan arah strategis perusahaan daerah di sektor energi. Sebagai salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), PGE memiliki peran penting dalam pengelolaan dan pengembangan potensi energi di Aceh.

Dengan struktur manajemen baru tersebut, pemerintah daerah diharapkan dapat meningkatkan kinerja perusahaan, memperkuat tata kelola, serta mendorong optimalisasi potensi sektor energi untuk mendukung pembangunan ekonomi Aceh.

Dengan struktur manajemen baru tersebut, pemerintah daerah diharapkan dapat meningkatkan kinerja perusahaan, memperkuat tata kelola, serta mendorong optimalisasi potensi sektor energi untuk mendukung pembangunan ekonomi Aceh.

Perombakan jajaran komisaris dan direksi ini sekaligus menandai langkah konsolidasi manajemen di tubuh PGE guna menghadapi tantangan pengelolaan sektor energi yang semakin dinamis di tingkat daerah maupun nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version