PLN Berhasil Pulihkan Sistem Kelistrikan Aceh, Kembali Terhubung ke Jaringan Sumatra
Acehantara.com | Banda Aceh — PT PLN (Persero) berhasil memulihkan jaringan transmisi 150 kV Pangkalan Brandan–Langsa pada Rabu, 17 Desember 2025, pukul 13.30 WIB. Keberhasilan ini menandai kembalinya sistem kelistrikan Aceh yang sempat terisolasi untuk kembali terhubung dengan jaringan interkoneksi Sumatra.
Pemulihan jaringan dilakukan setelah sebelumnya terjadi gangguan akibat runtuhnya sejumlah tower transmisi di kawasan Pangkalan Brandan–Langsa. Informasi keberhasilan tersebut sempat beredar luas melalui flyer resmi PLN di media sosial sejak Rabu sore.

Manajer Komunikasi dan TJSL PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh, Lukmanul Hakim, membenarkan kabar tersebut. Ia menyampaikan bahwa PLN secara resmi mengumumkan pemulihan sistem kelistrikan Aceh pada Rabu, 17 Desember 2025, pukul 16.35 WIB.
“Penyalaan pembangkit telah berhasil dilakukan, dimulai dari PLTU Unit 1 dan 2, kemudian dilanjutkan dengan PLTU Nagan Raya Unit 3 dan 4,” ujar Lukman.
Dengan beroperasinya pembangkit tersebut, listrik secara bertahap akan disalurkan ke 20 gardu induk, 558 penyulang, dan 15.717 gardu distribusi yang tersebar di seluruh wilayah Aceh. PLN memastikan proses pemulihan dilakukan secara bertahap dan penuh kehati-hatian guna menjamin keandalan serta keamanan sistem kelistrikan.
PLN juga memohon dukungan dan doa dari masyarakat agar proses pemulihan berjalan lancar tanpa kendala.
“Perkembangan informasi akan terus kami sampaikan melalui kanal resmi PLN,” tutup Lukman.



