Dari Rakyat untuk Rakyat, Relawan Bersatu Bantu Korban Bencana Aceh

Acehantara.com | Pidie Jaya — Kolaborasi antara pemerintah dan relawan kembali membuktikan kekuatan gotong royong masyarakat Aceh. Melalui gerakan RAKYAT BANTU RAKYAT, Pemerintah Aceh bersama jaringan relawan melaksanakan Program Kolaborasi Psychosocial Activities bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi di Pidie Jaya, Jumat (17/1/2026).

Kegiatan kemanusiaan ini menyasar kebutuhan dasar dan pemulihan psikososial masyarakat, khususnya anak-anak. Sejumlah layanan diberikan, antara lain pembagian paket pendidikan, penyaluran makanan siap saji, pengobatan gratis bagi warga, serta kegiatan bermain dan hiburan edukatif untuk anak-anak. Aktivitas tersebut dirancang untuk membantu anak-anak mengurangi trauma pascabencana sekaligus menumbuhkan kembali semangat dan rasa aman.

Gerakan ini melibatkan berbagai unsur relawan dan lembaga sosial, di antaranya Forbes Relawan Aceh, Yayasan Beujroeh Leeguna, PKH Banda Aceh, Yayasan Sehai, serta Mandiri Eka. Kolaborasi lintas komunitas ini memperkuat jangkauan bantuan agar lebih tepat sasaran dan cepat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Ketua Forbes Relawan Aceh menegaskan komitmen relawan untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Aceh dalam penanganan bencana. “Forbes Relawan Aceh siap bersinergi penuh dengan Pemerintah Aceh. Kami siap dalam segala hal, baik tenaga, waktu, maupun koordinasi di lapangan, demi memastikan masyarakat terdampak mendapatkan bantuan dan pendampingan yang dibutuhkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, relawan tidak hanya hadir saat tanggap darurat, tetapi juga siap mendukung proses pemulihan pascabencana, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan. Menurutnya, kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan relawan menjadi kunci agar penanganan bencana berjalan efektif dan berkelanjutan.

Melalui program Kolaborasi Psychosocial Activities, Pemerintah Aceh berharap upaya pemulihan tidak hanya menyentuh aspek fisik, tetapi juga mental dan sosial masyarakat. Gerakan rakyat bantu rakyat menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian sosial mampu mempercepat pemulihan serta menghadirkan harapan baru bagi korban bencana hidrometeorologi di Aceh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *