Daerah

Wakapolda Aceh Serap Aspirasi Nelayan Alue Naga, Keluhkan Soal BMM dan Pedangkalan Kuala

Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Dr. Latif Usman turun langsung menemui masyarakat untuk menyerap aspirasi dan mendengarkan keluhan warga di Desa Alue Naga, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Rabu (4/11/2026). Foto : Dok Humas Polda Aceh.

ACEHANTARA.COM | BANDA ACEH – Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Dr. Latif Usman menemui masyarakat nelayan di Desa Alue Naga, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, Rabu (4/11/2026). Pertemuan melalui program Quick Wins Kapolri itu menjadi ruang bagi warga menyampaikan persoalan yang mereka hadapi.

Latif mengatakan kegiatan tersebut merupakan implementasi tagline Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, yakni Polisi Bersama Masyarakat. Pendekatan ini bertujuan mendengar langsung persoalan warga sekaligus mencari solusi bersama.

Dalam pertemuan itu, nelayan mengeluhkan sulitnya mengakses bahan bakar minyak (BBM) untuk melaut. Mereka berharap kuota BBM yang selama ini tersedia di Ulee Lheue dapat dialihkan ke SPBU Lamnyong agar lebih mudah dijangkau.

“Kalau bisa, Pak Wakapolda, kuota BBM kami dialihkan ke SPBU Lamnyong agar lebih mudah diambil,” ujar Hasan Saleh yang mewakili Panglima Laot setempat.

Selain BBM, nelayan juga menyoroti pendangkalan kuala yang menghambat perahu keluar masuk menuju laut. Mereka berharap ada fasilitasi perizinan agar pengerukan kuala dapat dilakukan secara swadaya oleh masyarakat.

Menanggapi keluhan tersebut, Latif menyatakan akan berkoordinasi dengan instansi terkait. Untuk persoalan pengerukan kuala, Polda Aceh akan berkomunikasi dengan dinas pekerjaan umum guna mencari solusi sesuai ketentuan.

Adapun terkait distribusi BBM, ia berjanji melakukan pemantauan agar penyalurannya tepat sasaran dan kebutuhan nelayan dapat terpenuhi.

“Semua keluhan ini kami tampung. Memang tidak semuanya bisa kami selesaikan sendiri, tetapi kami dapat mengomunikasikannya dengan pihak terkait,” kata mantan Wakapolda Jawa Tengah itu.

Latif juga mengimbau masyarakat melaporkan gangguan keamanan dan ketertiban melalui layanan Call Center 110 atau kantor polisi terdekat. Warga juga diminta tidak ragu melaporkan anggota Polri yang diduga melakukan pelanggaran agar dapat ditindaklanjuti.

Dalam kegiatan tersebut, Wakapolda Aceh turut menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap warga Alue Naga. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *