Terlalu Sering Buang Air Kecil di Malam Hari? Waspadai, Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius
Acehantara.com | Pernahkah kamu harus bangun berkali-kali di malam hari hanya untuk ke kamar mandi? Jika iya, jangan anggap sepele. Kondisi ini bisa jadi bukan sekadar kebiasaan, melainkan pertanda adanya gangguan kesehatan yang perlu diperhatikan secara serius.
Sering buang air kecil di malam hari secara medis dikenal sebagai nicturia, kondisi ketika seseorang harus bangun satu kali atau lebih pada malam hari untuk buang air kecil. Meskipun sering dianggap wajar, terutama seiring bertambahnya usia, para ahli kesehatan mengingatkan bahwa nicturia dapat menjadi gejala awal dari berbagai penyakit yang lebih serius.
“Bangun berulang kali di malam hari untuk buang air kecil tidak hanya mengganggu kualitas tidur, tetapi juga bisa menandakan gangguan pada sistem metabolik, ginjal, jantung, atau hormon,” kata dr. Andi Rahman, Sp.PD, dokter spesialis penyakit dalam di Jakarta.
Tidur yang terpotong karena nicturia dapat berdampak buruk pada kesehatan fisik dan mental, mulai dari kelelahan kronis, penurunan konsentrasi, gangguan sistem imun, hingga meningkatkan risiko hipertensi.
Kapan Dikatakan Tidak Normal?
Bangun sekali di malam hari masih dianggap normal, terutama jika seseorang banyak minum menjelang tidur. Namun, jika kamu terbangun dua kali atau lebih setiap malam secara rutin, itu sudah termasuk tanda nicturia yang memerlukan pemeriksaan medis.
Penyebab Umum Sering Buang Air Kecil di Malam Hari
- Masalah Saluran Kemih atau Prostat
Pada pria, terutama di atas usia 50 tahun, penyebab paling sering adalah pembesaran prostat jinak (BPH). Prostat yang membesar menekan saluran kemih (uretra), sehingga kandung kemih tidak bisa kosong sepenuhnya. Akibatnya, dorongan untuk buang air kecil muncul lebih sering, termasuk di malam hari.
Sedangkan pada wanita, kondisi ini bisa terkait infeksi saluran kemih atau sistitis interstisial — peradangan kandung kemih yang menyebabkan sensasi ingin buang air kecil terus-menerus.
- Diabetes yang Tidak Terkontrol
Kadar gula darah tinggi menyebabkan ginjal bekerja lebih keras untuk membuang kelebihan glukosa melalui urine. Ini membuat seseorang lebih sering buang air kecil, siang maupun malam. Bila disertai rasa haus berlebihan, penurunan berat badan tanpa sebab, atau mudah lelah, sebaiknya segera periksa kadar gula darah — karena ini bisa menjadi tanda awal diabetes tipe 2.
- Gangguan Jantung atau Fungsi Ginjal
Pada sebagian orang, terutama usia lanjut, tubuh menahan cairan saat siang hari dan melepaskannya ketika berbaring di malam hari. Hal ini bisa menjadi tanda adanya gangguan jantung atau penurunan fungsi ginjal ringan. Cairan yang menumpuk di kaki pada siang hari dapat berpindah ke aliran darah saat tidur, memicu frekuensi buang air kecil meningkat.
Kapan Harus ke Dokter?
1.Segera konsultasikan ke dokter bila nicturia disertai gejala lain seperti:
2.Rasa nyeri atau panas saat buang air kecil,
3.Pembengkakan pada kaki atau pergelangan,
4.Rasa haus berlebihan dan berat badan turun drastis, Atau gangguan tidur parah akibat sering bangun malam.
Nicturia bukan hanya soal kenyamanan tidur. Ini bisa menjadi alarm dini bahwa tubuh sedang memberi sinyal adanya masalah kesehatan. Mengenali gejalanya sejak awal dapat membantu mencegah komplikasi serius di kemudian hari.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan