Pemerintah Aceh Serahkan Buffer Stock ke Aceh Besar, Perkuat Kesiapsiagaan Bencana
ACEHANTARA.COM | ACEH BESAR — Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial Aceh menyerahkan bantuan buffer stock kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Besar sebagai langkah memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana. Penyaluran bantuan tersebut dilakukan di awal September yang menjadi salah satu periode rawan bencana di Aceh.
Bantuan diserahkan oleh Fajri Mursyidan, S.E., yang mewakili Kepala Dinas Sosial Aceh, kepada Kepala Dinas Sosial Aceh Besar, Nuraida, A.Ks., M.A., Kamis, 3 September 2026. Penyerahan dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan ketersediaan logistik dasar bagi masyarakat ketika terjadi keadaan darurat.
Menurut Fajri, kesiapan logistik merupakan salah satu faktor penting dalam penanganan bencana. Ketersediaan bantuan yang memadai akan mempercepat respons pemerintah ketika masyarakat terdampak membutuhkan pertolongan segera.
Ia menjelaskan, buffer stock yang disalurkan terdiri atas berbagai kebutuhan dasar, seperti makanan siap saji, lauk pauk siap saji, tenda gulung, kasur, selimut, family kit, kids ware, serta perlengkapan darurat lainnya. Bantuan tersebut disiapkan untuk mendukung kebutuhan warga selama masa tanggap darurat.

Pemerintah Aceh menilai keberadaan buffer stock di tingkat kabupaten menjadi bagian penting dalam sistem penanggulangan bencana. Dengan stok yang tersedia lebih dekat ke lokasi terdampak, distribusi bantuan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.
Kepala Dinas Sosial Aceh Besar, Nuraida, menyambut baik dukungan yang diberikan Pemerintah Aceh. Menurutnya, bantuan tersebut akan memperkuat kapasitas daerah dalam menghadapi berbagai potensi bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Aceh Besar merupakan salah satu wilayah yang memiliki kerentanan terhadap sejumlah jenis bencana, mulai dari banjir, tanah longsor hingga cuaca ekstrem. Karena itu, kesiapan logistik menjadi kebutuhan yang harus terus diperkuat.
Kepala Dinas Sosial Aceh, Budi Afrizal, S.KM., M.KM., menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini sejalan dengan upaya Pemerintah Aceh dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim bencana. Ia menilai ketersediaan logistik menjadi unsur penting untuk menjamin kebutuhan dasar masyarakat saat terjadi keadaan darurat.
“Penyaluran bantuan ini seiring memasuki September yang merupakan periode siaga bencana di Provinsi Aceh. Ketersediaan logistik menjadi bagian penting agar kebutuhan dasar masyarakat dapat segera dipenuhi apabila terjadi bencana,” kata Budi Afrizal.
Melalui penyaluran buffer stock tersebut, Pemerintah Aceh berharap sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten semakin kuat dalam penanggulangan bencana. Dengan kesiapan logistik yang memadai, proses penanganan darurat dan pemulihan masyarakat terdampak diharapkan dapat berlangsung lebih cepat, tepat, dan efektif.





