Nasional

GRANAT Aceh Apresiasi Gebrakan Prabowo: Perang terhadap Narkoba Kian Nyata

Ketua DPD GRANAT Aceh, Agusni Usman, ST

Acehantara.com | Banda Aceh — Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Aceh menilai langkah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam pemberantasan narkotika kini memasuki fase yang lebih konkret, terukur, dan terintegrasi lintas sektor.

Ketua DPD GRANAT Aceh, Agusni Usman, ST menyatakan pendekatan pemerintah tidak lagi berhenti pada tataran normatif. Pemerintah mulai menunjukkan keberanian politik melalui kombinasi penindakan tegas, penguatan koordinasi antarlembaga, serta intervensi pencegahan berbasis masyarakat yang semakin sistematis.

Dalam beberapa bulan terakhir, intensitas operasi pemberantasan narkotika meningkat signifikan. Penindakan tidak hanya menyasar pelaku di tingkat bawah, tetapi juga menembus jaringan distribusi hingga ke akar, termasuk pengetatan jalur-jalur strategis yang selama ini menjadi pintu masuk peredaran gelap narkoba.

“Langkah Presiden Prabowo Subianto ini menunjukkan negara benar-benar hadir. Bukan sekadar retorika, melainkan aksi nyata yang terukur dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkoba yang semakin kompleks,” ujar Agus. Senin (27/4/2026).

GRANAT Aceh menilai capaian tersebut tidak terlepas dari penguatan koordinasi di bawah kendali Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan yang mendorong sinergi lintas lembaga. Keterpaduan kerja terlihat dari kolaborasi Polda Aceh, Kodam Iskandar Muda, Kejaksaan, Bea dan Cukai, serta Badan Narkotika Nasional yang kini bergerak lebih solid dan terarah.

Selain aparat, keterlibatan masyarakat juga dinilai menjadi faktor kunci. Pemerintah mulai mendorong pendekatan kolektif dengan melibatkan organisasi masyarakat, lembaga pendidikan, hingga komunitas lokal sebagai garda terdepan dalam upaya pencegahan.

“Langkah ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya poin ketujuh, yaitu memperkuat stabilitas keamanan nasional, menegakkan hukum secara tegas dan berkeadilan, serta melindungi masyarakat dari berbagai ancaman kejahatan, termasuk narkotika. Perang terhadap narkoba harus dilakukan secara menyeluruh melalui penindakan, rehabilitasi, dan edukasi publik secara berkelanjutan,” kata Agus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *