Dua Warga Pidie Tewas dalam Kecelakaan di Jalur Rawan Tangse–Geumpang, Polisi Selidiki Penyebab
Acehantara.com | Pidie – Dua warga Kabupaten Pidie meninggal dunia dalam kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Tangse–Geumpang, tepatnya di Dusun Jamboe Mie, Gampong Mane, Kecamatan Mane, Sabtu (22/11/2025). Insiden tersebut kembali menambah daftar panjang kecelakaan yang kerap terjadi di jalur pegunungan yang dikenal rawan dan memiliki kontur terjal tersebut.
Kanit Laka Satlantas Polres Pidie, Ipda Muhammad Rizal, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa kecelakaan melibatkan mobil Toyota Avanza dengan sebuah sepeda motor Yamaha Mio Soul. Petugas yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi para korban ke fasilitas kesehatan terdekat.

“Data sementara menunjukkan dua orang meninggal dunia. Seluruh korban telah dievakuasi dan pendataan masih berlangsung,” ujar Rizal.
Dua korban yang meninggal dunia di lokasi kejadian diketahui bernama Nazarullah (38) dan Arif Alfajimi (19), keduanya warga Gampong Garot Bungong, Kecamatan Glumpang Baro, Pidie. Selain menelan korban jiwa, kecelakaan itu juga menyebabkan beberapa penumpang dan pengendara lain menderita luka-luka. Para korban terluka kini tengah mendapatkan perawatan intensif.
Proses penanganan kecelakaan berlangsung cukup dramatis. Berdasarkan keterangan awal, kendaraan Toyota Avanza dilaporkan terperosok ke dalam jurang, membuat aparat kepolisian dan warga membutuhkan waktu dan tenaga tambahan untuk mengevakuasinya. “Kondisi medan cukup sulit. Jalur ini berada pada kontur menanjak dan menurun yang tajam, sehingga evakuasi memerlukan kehati-hatian,” kata Rizal.
Hingga Sabtu sore, petugas masih berjibaku di lokasi untuk mengevakuasi kendaraan dan memastikan tidak ada korban lain yang terlewat.
Polres Pidie telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan sedang menghimpun keterangan dari para saksi. Pemeriksaan juga diarahkan untuk memastikan faktor penyebab kecelakaan, apakah dipicu kelalaian pengendara, kondisi kendaraan, tikungan tajam, minim penerangan, atau faktor cuaca.
“Penyelidikan masih berjalan. Kami mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan analisa lebih mendalam untuk memastikan penyebab kecelakaan ini,” jelas Rizal.
Jalan Tangse–Geumpang merupakan salah satu jalur lintas pegunungan yang menghubungkan Pidie dengan Kabupaten Aceh Barat dan wilayah tengah Aceh. Jalur ini kerap dilaporkan sebagai titik rawan kecelakaan, terutama saat musim hujan, ketika kondisi jalan menjadi licin dan pandangan terbatas.
Warga berharap pemerintah daerah dan pihak terkait terus meningkatkan pengawasan dan perbaikan infrastruktur guna meminimalkan potensi kecelakaan.
Sementara itu, keluarga korban yang menerima kabar duka berharap agar penyelidikan berjalan transparan dan menjadi dasar perbaikan keselamatan perjalanan di jalur tersebut agar insiden serupa tidak kembali terulang.




