Breaking News: AHY Tunjuk Sayuti Abubakar sebagai Ketua Demokrat Aceh Periode 2026-2031
ACEHANTARA.COM | JAKARTA — Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menetapkan Sayuti Abubakar sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Aceh periode 2026-2031. Penetapan itu menjadi hasil akhir Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Demokrat Aceh.
Keputusan tersebut dituangkan dalam Surat Keputusan Ketua Umum Partai Demokrat Nomor 67/SK/DPP.PD/IX/2026 tentang Penetapan Ketua Dewan Pimpinan Daerah Terpilih Musyawarah Daerah VI Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Provinsi Aceh Periode 2026-2031.
SK tersebut ditetapkan di Jakarta pada Kamis, 18 September 2026. Dokumen keputusan kemudian diserahkan kepada Sayuti oleh Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Herman Khaeron di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Jumat, 18 September 2026.
Penetapan Sayuti mengakhiri rangkaian Musda VI Partai Demokrat Aceh yang menjadi bagian dari proses regenerasi dan konsolidasi organisasi di tingkat provinsi.
Herman Khaeron mengatakan penetapan ketua DPD tersebut menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi Partai Demokrat di seluruh Aceh. Menurut dia, kepemimpinan baru diharapkan dapat memperkuat soliditas internal partai.
“Dengan ditetapkannya Sayuti sebagai Ketua Demokrat Aceh, konsolidasi organisasi di tingkat provinsi diharapkan semakin kuat,” kata Herman.
Herman juga meminta seluruh kader menjaga soliditas, memperkuat komunikasi dengan masyarakat, serta membangun kolaborasi dengan berbagai elemen di Aceh.

Usai menerima SK penetapan, Sayuti mengatakan jabatan tersebut merupakan amanah sekaligus tanggung jawab besar. Ia menyatakan akan segera melakukan konsolidasi internal dan merangkul seluruh kader Partai Demokrat di Aceh.
“Ini adalah amanah dan tanggung jawab besar. Yang utama adalah bagaimana kita menjaga soliditas, menyatukan seluruh kader, dan memastikan Demokrat hadir memberikan manfaat bagi masyarakat Aceh,” kata Sayuti.
Sayuti mengatakan Demokrat Aceh akan mengedepankan politik yang dekat dengan masyarakat, terbuka terhadap aspirasi, serta berorientasi pada kerja dan hasil nyata.
Konsolidasi internal menjadi langkah awal yang akan dilakukan setelah penetapan tersebut. Langkah itu diarahkan tidak hanya untuk memperkuat struktur organisasi, tetapi juga menyatukan kembali seluruh kader setelah seluruh tahapan Musda VI selesai.
Dengan penetapan tersebut, Demokrat Aceh memasuki kepemimpinan baru periode 2026-2031. Sayuti selanjutnya akan memimpin konsolidasi organisasi sekaligus mempersiapkan struktur dan kader partai menghadapi agenda politik mendatang.














