Apel Pagi Dipimpin Kepala Dinas Sosial Aceh, Tindaklanjuti Arahan Gubernur untuk Penguatan Disiplin dan Kesiapsiagaan
Acehantara.com | Banda Aceh — Apel pagi di lingkungan Dinas Sosial Aceh, Senin, dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Sosial Aceh, Budi Afrizal, S.KM., M.KM. Kegiatan tersebut digelar sebagai tindak lanjut atas arahan Gubernur Aceh terkait penguatan disiplin, peningkatan kinerja, serta kesiapsiagaan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Aceh. Senin pagi (2/3/2026).
Dalam amanatnya, Budi menegaskan bahwa disiplin merupakan fondasi utama dalam membangun tata kelola pemerintahan yang profesional dan berintegritas. Ia mengingatkan seluruh ASN dan pegawai agar menjadikan kedisiplinan bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan sebagai budaya kerja yang melekat dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Disiplin bukan hanya soal hadir tepat waktu, tetapi juga tentang tanggung jawab menyelesaikan pekerjaan dengan baik, menjaga integritas, serta menunjukkan komitmen penuh dalam melayani masyarakat,” ujar Budi di hadapan peserta apel.
Menurut dia, pelayanan sosial yang berkualitas hanya dapat terwujud apabila seluruh jajaran memiliki etos kerja yang kuat dan kesadaran kolektif untuk terus meningkatkan kinerja. Ia juga meminta setiap bidang dan unit pelaksana teknis untuk memperkuat koordinasi internal serta mempercepat respons terhadap berbagai kebutuhan masyarakat.
Selain penekanan pada disiplin kerja, Budi turut menggarisbawahi pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana. Mengingat Aceh merupakan wilayah yang memiliki risiko terhadap berbagai jenis bencana alam, Dinas Sosial sebagai salah satu garda terdepan dalam penanganan dampak sosial dituntut untuk selalu siap siaga.

Ia meminta seluruh pegawai memahami tugas dan peran masing-masing dalam sistem penanggulangan bencana, mulai dari tahap pra-bencana, tanggap darurat, hingga pascabencana. Kesiapan logistik, koordinasi lintas sektor, serta kecepatan distribusi bantuan menjadi aspek yang harus terus diperkuat.
“Solidaritas dan kekompakan tim menjadi kunci dalam menghadapi setiap tantangan, khususnya saat terjadi bencana. Kita harus hadir lebih cepat, lebih sigap, dan lebih responsif dalam memberikan pelayanan sosial kepada masyarakat,” katanya.
Budi menambahkan, sinergi dengan pemerintah kabupaten/kota, relawan sosial, serta unsur terkait lainnya perlu terus ditingkatkan agar penanganan dampak sosial akibat bencana dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
Apel pagi tersebut sekaligus menjadi momentum konsolidasi dan penguatan komitmen seluruh jajaran Dinas Sosial Aceh untuk bekerja lebih disiplin, tanggap, dan profesional. Dengan semangat kebersamaan serta dukungan penuh terhadap kebijakan pimpinan daerah, diharapkan pelayanan sosial kepada masyarakat Aceh dapat terus ditingkatkan secara optimal dan berkelanjutan.



