Musprov PGSI Aceh 2025: Adnan Yacob Kembali Terpilih Aklamasi, Siap Bawa Gulat Aceh Berprestasi
Acehantara.com | Banda Aceh — Musyawarah Provinsi (Musprov) Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Provinsi Aceh Tahun 2025 resmi digelar di Hotel Seventeen 17 Banda Aceh, Minggu (14/12/2025). Kegiatan ini diikuti perwakilan dari 23 kabupaten/kota se-Aceh dan berlangsung tertib, demokratis, serta penuh semangat kebersamaan.
Musprov PGSI Aceh secara resmi dibuka oleh Sekretaris Umum KONI Aceh, Tgk. Nasruddin. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya konsolidasi organisasi dan pembinaan atlet yang berkelanjutan sebagai kunci utama peningkatan prestasi olahraga gulat Aceh di tingkat nasional.

“PGSI Aceh harus terus memperkuat tata kelola organisasi serta fokus pada pembinaan atlet usia dini hingga prestasi puncak. Dengan manajemen yang solid dan terarah, saya yakin gulat Aceh mampu bersaing dan berprestasi di level nasional,” ujar Tgk. Nasruddin.
Agenda utama Musprov yang dimulai pukul 10.30 WIB tersebut adalah pemilihan Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) PGSI Aceh masa bakti 2025–2029. Berdasarkan hasil musyawarah mufakat seluruh peserta, Adnan Yacob kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pengprov PGSI Aceh.
Terpilihnya kembali Adnan Yacob—yang akrab disapa Oden—mencerminkan kepercayaan penuh dari seluruh pengurus kabupaten/kota terhadap kepemimpinannya. Selama periode sebelumnya, ia dinilai berhasil menjaga stabilitas organisasi sekaligus mulai membangun sistem pembinaan atlet yang lebih terstruktur dan berkesinambungan.
Dalam pernyataannya usai terpilih, Adnan Yacob menegaskan komitmennya untuk membawa PGSI Aceh ke arah yang lebih baik dan berprestasi.
“Kepercayaan ini merupakan amanah besar. Ke depan, kami akan fokus memperkuat pembinaan atlet, meningkatkan kualitas pelatih dan wasit, serta memperluas kompetisi di daerah. PGSI Aceh harus menjadi wadah lahirnya atlet-atlet gulat berprestasi yang mampu mengharumkan nama Aceh di tingkat nasional bahkan internasional,” tegas Adnan Yacob.
Lebih lanjut, ia menargetkan capaian prestasi yang lebih konkret pada ajang nasional mendatang.
“Pada Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan datang di NTB dan NTT, Pengprov PGSI Aceh menargetkan perolehan medali emas. Target ini akan kami kejar melalui pembinaan atlet berjenjang, pemusatan latihan yang terprogram dan berkelanjutan, serta peningkatan kualitas pelatih dan perangkat pertandingan,” tambahnya.
Adnan Yacob juga menekankan pentingnya soliditas dan kerja sama seluruh pengurus kabupaten/kota dalam mewujudkan target tersebut.
“Tanpa dukungan dan kekompakan daerah, mustahil prestasi bisa diraih. Kita harus bergerak bersama, satu visi, dan satu tujuan,” ujarnya.
Sementara itu, Steering Committee (SC) Musprov PGSI Aceh, Sahib Munfarzan, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian Musprov telah berjalan sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.
“Seluruh tahapan Musprov berlangsung lancar, tertib, dan transparan. Terpilihnya Adnan Yacob secara aklamasi menunjukkan kuatnya dukungan dan soliditas seluruh peserta. Kami berharap kepengurusan ke depan mampu membawa PGSI Aceh semakin maju dan berprestasi,” kata Sahib Munfarzan.
Dengan berakhirnya Musprov PGSI Aceh 2025, diharapkan kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Adnan Yacob dapat semakin memperkuat eksistensi olahraga gulat di Aceh serta melahirkan atlet-atlet unggulan yang mampu bersaing di berbagai kejuaraan nasional maupun internasional.



