Wali Kota Banda Aceh Ingin Banda Aceh Jadi Kota Parfum

Bunda Illiza Sa’aduddin Djamal, Wali Kota Banda Aceh

Acehantara.com | Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, berencana untuk menjadikan Banda Aceh sebagai kota parfum dengan mengadakan pameran parfum skala dunia. Ia telah merencanakan pertemuan dengan ahli parfum dari Prancis yang akan difasilitasi oleh ILO dan USK.

“Alhamdulillah, kemarin ILO bersama USK akan memfasilitasi pertemuan dengan ahli parfum dari Prancis, dan sudah disetujui. Agar parfum kita memiliki standar dunia, maka harus didatangkan ahli kelas dunia juga,” kata Illiza.

Illiza telah fokus pada pengembangan ekonomi kreatif sebagai sumber ekonomi baru di Banda Aceh, dan telah menabalkan Banda Aceh sebagai “Kota Parfum” seiring tumbuhnya industri parfum lokal. Ia juga berkomitmen untuk memperjuangkan pembangunan infrastruktur, seperti flyover di Kantor Gubernur, Jembatan Alue Naga, dan Simpang Tujuh Ulee Kareng.

Dalam podcast Gebrakan Sang Pemimpin, Illiza berbagi tentang perjalanan politiknya yang dimulai dari niat menyambung silaturahmi orang tua dengan bergabung dalam kepengurusan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Ia kemudian menjadi anggota DPRK Banda Aceh dan akhirnya menjadi Wali Kota Banda Aceh.

“Prioritas utama pembangunan Banda Aceh di periode ini adalah menjadikan Banda Aceh sebagai kota kolaborasi,” kata Illiza. Ia terinspirasi oleh konsep kota kolaborasi yang digagas oleh Gubernur Jakarta, Anies Baswedan.

Dengan demikian, Illiza berharap dapat membangun Banda Aceh menjadi kota yang lebih maju dan sejahtera melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *