Resmi Menjadi Peserta Pemilu 2024. Sekretaris Pimda PKN Aceh, “Semoga PKN Menjadi Partai Pilihan Rakyat Aceh”.

banner 120x600

Acehantara – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menerima pendaftaran Partai Politik kami, Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) siap sebagai peserta pemilu 2024, kata M. Tanwier Mahdi di Kantor Pimda PKN Aceh, Selasa (9/8/2022).

Sekilas sosok Tanwier Mahdi tidak asing dikalangan masyarakat Aceh, ia pernah berjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Fraksi Demokrat selama dua periode. Hal ini menunjukkan bahwa beliau sosok yang diperhitungkan dikalangan politisi Aceh.

“Alhamdulillah Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) telah melakukan pendaftaran sebagai calon peserta Pemilu 2024, dengan 501 cabang Kab/kota, dan setelah beberapa jam, KPU menyatakan pendaftaran tersebut lengkap, hal ini merupakan hasil dari kerja keras dan perjuangan bersama”. ucap Sekretaris Pimda Aceh, M. Tanwier Mahdi S.Ag., MM.

“Saya sebagai Sekretaris Pimda PKN Aceh mengucapkan Terimakasih kepada rekan-rekan dan para sahabat pengurus Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) se-Aceh yang telah membantu dalam perlengkapan untuk pendaftaran sipol. Semoga PKN menjadi partai pilihan Rakyat Aceh, karena Partai ini didirikan oleh para loyalis Anas Urbaningrum”. Tambah Kader HMI dan Mantan Presidium Majelis Wilayah KAHMI Aceh itu.

Sebelumnya diberitakan, Pimpinan Nasional PKN mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada hari kedua pendaftaran calon peserta Pemilu 2024, yaitu Selasa (2/8/2022) siang. KPU telah menerima dan menyatakan pendaftaran PKN tersebut lengkap.

Adapun visi dan misi Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) sebagai berikut:
Visi PKN adalah terwujudnya bangsa Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil dan Makmur dengan berwawasan nusantara.

Sedangkan Misi PKN adalah, pertama, mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa melalui penyelenggaraan negara yang demokratis, transparan dan akuntabel dengan senantiasa berdasar pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945.

Kedua, melahirkan pemimpin yang bertakwa, jujur, berani, tegas, aspiratif dan berkemampuan dalam menjalankan tugas serta berwawasan nusantara.


Ketiga, menegakkan hak dan kewajiban asasi manusia dan supremasi hukum yang sesuai dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 untuk mewujudkan keadilan dan kepastian hukum guna melindungi kehidupan rakyat, bangsa dan negara.

Keempat, membangun sumber daya manusia yang berakhlak mulia, sehat, cerdas, terampil dan berwawasan nasional serta berintegritas.
Kelima, memberikan kesempatan yang sama dan seluas-luasnya kepada kaum perempuan, generasi muda dan disabilitas pada posisi taktis strategis untuk berperan aktif dalam pembangunan bangsa.

Keenam, menumbuhkembangkan nilai-nilai positif kenusantaraan sebagai bagian untuk memperkokoh jati diri dan kepercayaan diri bangsa.

Ketujuh, membangun sistem perekonomian nasional yang berkeadilan, berwawasan lingkungan dan berorientasi pada penguatan ekonomi kerakyatan dengan memanfaatkan dan mengembangkan sumber daya alam secara tepat guna dan berdaya guna serta membuka kesempatan berusaha dan lapangan kerja yang seluas-luasnya untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan rakyat.

Kedelapan, mencegah korupsi, kolusi dan nepotisme secara total dalam rangka mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri dan bermartabat.

Kesembilan, mengembangkan Otonomi Daerah untuk lebih memacu percepatan dan pemerataan pembangunan di seluruh Tanah Air guna memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Adapun susunan Pengurus Pimpinan Daerah (Pimda) Nasional PKN Aceh, sebagai berikut:
Dewan Penasehat :
Ketua : Saiful Marzuki
Sekretaris : Ir. Miryadi Amir
Anggota : Teuku Firmansyah

Pimpinan Daerah
Ketua : H. Yudi Kurnia, SE
Wakil Ketua : Teuku Faisal
Sekretaris : M. Tanwier Mahdi S.Ag., MM.
Bendahara : Azwar Oesman, SE


Reporter: Dedi Novrizal
Banda Aceh, 9/8/2022

banner 800x250