ACEHANTARA.COM | BANDA ACEH — Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Aceh, Taufik, ST, M.Si, menghadiri serah terima jabatan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh di Aula Kantor DWP Aceh, Rabu, 9 September 2026.
Serah terima jabatan itu menjadi bagian dari proses regenerasi sekaligus menjaga kesinambungan organisasi. Taufik berharap program-program yang telah dirintis sebelumnya tidak berhenti pada pergantian kepemimpinan, tetapi terus dilanjutkan dan dikembangkan agar manfaatnya semakin dirasakan.
“Serah terima jabatan bukan sekadar pergantian kepemimpinan, tetapi bagian dari kesinambungan organisasi. Apa yang sudah baik perlu dilanjutkan, diperkuat, dan dikembangkan,” kata Taufik.
Dalam kesempatan itu, Taufik menyampaikan apresiasi kepada Malahayati M. Nasir atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin DWP Aceh. Menurut dia, berbagai program yang dijalankan selama masa kepemimpinan Malahayati telah ikut memperkuat peran DWP dan memberikan manfaat bagi keluarga maupun masyarakat.
Taufik juga menyampaikan selamat kepada Fitriyani Taufik yang menerima amanah sebagai Plt. Ketua DWP Aceh. Ia berharap kepengurusan baru dapat melanjutkan berbagai program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan gagasan dan inovasi baru.
Menurut Taufik, tantangan keluarga aparatur sipil negara dan masyarakat terus berkembang. Karena itu, DWP perlu hadir dengan program yang relevan, menyentuh kebutuhan keluarga, serta mampu memberi dampak sosial yang nyata.
“DWP bukan hanya wadah silaturahmi. DWP memiliki posisi strategis dalam membangun ketahanan keluarga, mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan keluarga, serta menumbuhkan kepedulian sosial,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh pengurus dan anggota DWP Aceh menjaga kekompakan, memperkuat koordinasi, dan membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak. Menurut dia, kebersamaan menjadi modal penting agar organisasi dapat menjalankan perannya secara lebih optimal.
Pemerintah Aceh, kata Taufik, akan terus mendukung DWP Aceh dalam menjalankan program dan pengabdiannya. Ia berharap pergantian kepemimpinan ini tidak hanya menjadi seremoni organisasi, tetapi juga menjadi momentum untuk melanjutkan kerja-kerja yang telah dimulai.
“Semoga amanah ini menjadi awal yang baik untuk melanjutkan pengabdian, memperkuat kebersamaan, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi keluarga, masyarakat, dan pembangunan Aceh,” kata Taufik.
Serah terima jabatan tersebut sekaligus menandai babak baru bagi DWP Aceh untuk terus tumbuh sebagai organisasi yang dekat dengan keluarga, peka terhadap persoalan sosial, dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.[]
