Site icon Aceh Antara

Pj Sekda Aceh Minta Percepatan Rehabilitasi Terminal Aceh Tamiang, Fasilitas Pelayanan Ditingkatkan

Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Aceh, Taufik, meninjau progres rehabilitasi terminal tersebut, Selasa (13/10/2026).

ACEHANTARA.COM | BANDA ACEH — Pemerintah Aceh mendorong percepatan rehabilitasi Terminal Tipe B Aceh Tamiang yang rusak akibat banjir pada akhir 2025. Rehabilitasi tahun anggaran 2026 ini tidak hanya memulihkan kerusakan, tetapi juga meningkatkan fasilitas untuk menunjang kenyamanan dan kualitas pelayanan transportasi bagi masyarakat.

Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Aceh, Taufik, menyampaikan hal itu saat meninjau progres rehabilitasi terminal tersebut, Selasa (13/10/2026).

Dalam kunjungan itu, Taufik didampingi Wakil Bupati Aceh Tamiang Ismail, Kepala Dinas Perhubungan Aceh T. Faisal, Plh. Inspektur Aceh T. Aznal Zahri, serta sejumlah kepala satuan kerja perangkat Aceh (SKPA).

Taufik mengatakan, Terminal Tipe B Aceh Tamiang memiliki peran strategis sebagai simpul transportasi antarkota dalam provinsi sekaligus pintu masuk Aceh dari Sumatera Utara.

“Terminal ini sangat vital bagi masyarakat. Kami mengharapkan percepatan penyelesaian pembangunan agar pemanfaatannya dapat segera pulih,” ujar Taufik.

Ia menilai progres rehabilitasi mulai menunjukkan peningkatan. Karena itu, ia meminta pihak rekanan mengoptimalkan pelaksanaan pekerjaan agar penyelesaiannya sesuai target dan terminal dapat kembali beroperasi secara normal.

Kepala Dinas Perhubungan Aceh, T. Faisal, mengatakan rehabilitasi tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memulihkan infrastruktur transportasi pascabencana sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Menurut Faisal, peningkatan fasilitas meliputi penambahan loket dari delapan menjadi 12 unit serta perluasan ruang tunggu dari 40 menjadi 168 meter persegi. Jumlah kantin juga bertambah dari dua menjadi empat unit, sedangkan fasilitas toilet pria dan wanita meningkat dari dua menjadi enam unit.

Rehabilitasi turut mencakup penataan sembilan kantor petugas agar lebih terintegrasi, penyediaan akses bagi penyandang disabilitas, ruang laktasi, dan fasilitas anjungan tunai mandiri (ATM). Pembenahan juga dilakukan pada musala dan pagar terminal, disertai pembaruan tampilan bangunan.

Peningkatan fasilitas tersebut diharapkan membuat terminal lebih nyaman dan mampu memenuhi kebutuhan berbagai kelompok pengguna jasa angkutan, termasuk penyandang disabilitas dan ibu menyusui. Dengan fasilitas yang lebih memadai, pelayanan transportasi di Aceh Tamiang diharapkan semakin baik.

Pemerintah Aceh berharap percepatan rehabilitasi ini dapat segera mengembalikan fungsi terminal sebagai fasilitas transportasi penting bagi masyarakat. Pemulihan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya bangkit dari dampak bencana, agar mobilitas warga dan aktivitas ekonomi kembali berjalan dengan lebih baik. []

Exit mobile version