Muhammad Anjit Kumar Resmi Mualaf, Ikrar Syahadat di MPU Aceh Disaksikan Ulama dan Tokoh Daerah
Acehantara.com | Banda Aceh — Suasana haru dan khidmat menyelimuti Mushalla Majelis Permusyawaratan Ulama Provinsi Aceh saat seorang pria bernama Anjit Kumar resmi memeluk Islam, Jumat (27/2/2026). Usai mengucapkan dua kalimat syahadat, ia menyandang nama baru Muhammad Anjit Kumar.
Prosesi pengucapan syahadat dipandu langsung oleh Wakil Ketua MPU Aceh, Muhammad Hatta, di hadapan sejumlah ulama dan tamu undangan. Ikrar tersebut berlangsung lancar dalam suasana penuh kekhusyukan dan ditutup dengan doa bersama.

Momen itu turut disaksikan Ketua MPU Aceh, Faisal Ali, jajaran pengurus, perwakilan Dinas Syariat Islam Aceh, serta pimpinan dan pengurus Forbes Relawan Aceh yang disebut berperan dalam proses pendampingan hingga pelaksanaan syahadat.
Hadir pula Ketua Baitul Mal Aceh, Muhammad Yunus M. Yusuf, yang akrab disapa Abon Yunus. Dalam kesempatan itu, ia menyatakan kesediaannya menjadi ayah angkat bagi Muhammad Anjit Kumar.
“Alhamdulillah, ini hari yang membahagiakan. Hidayah adalah hak prerogatif Allah SWT. Tugas kita menyambut saudara baru dengan kasih sayang, membimbing, dan memastikan beliau tidak berjalan sendiri dalam proses belajar dan memperdalam Islam,” ujar Abon Yunus.
Ia menegaskan, pendampingan terhadap mualaf tidak berhenti pada seremoni pengucapan syahadat. Menurut dia, pembinaan akan dilanjutkan melalui penguatan akidah, bimbingan ibadah, serta dukungan sosial dan ekonomi agar mualaf dapat beradaptasi dengan baik di lingkungan barunya.
Sebelumnya, Muhammad Anjit Kumar diketahui memeluk agama Hindu. Dengan kesadaran dan keyakinan pribadi, ia menyatakan keislamannya di hadapan para ulama.
Peristiwa tersebut menjadi bagian dari dinamika kehidupan keagamaan di Aceh yang dikenal sebagai Serambi Mekkah. Pemerintah daerah dan lembaga keagamaan setempat menyatakan komitmennya untuk terus membuka ruang pembinaan dan pendampingan secara humanis dan terstruktur bagi warga yang memilih memeluk Islam.



