HT Ibrahim Hadiri Peringatan Maulid di Pesantren Darul Aman, Lubuk Aceh Besar

Anggota DPR RI Komisi XIII dari Fraksi Partai Demokrat asal Aceh, H. Teuku Ibrahim, ST., M.M. Dok. Acehantara.com.

Acehantara.com | Aceh Besar – Anggota DPR RI Komisi XIII dari Fraksi Partai Demokrat asal Aceh, H. Teuku Ibrahim, ST., M.M. atau yang akrab disapa Ampon Bram, menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pesantren Darul Aman, Gampong Lubuk, Kabupaten Aceh Besar, Minggu (26/10/2025).

Kehadiran politisi nasional dari Partai Demokrat itu disambut hangat oleh pimpinan pesantren, para ulama, ratusan santri, dan masyarakat yang memadati area pesantren sejak pagi. Suasana penuh kekhidmatan terasa saat lantunan shalawat dan zikir bergema, menandai peringatan kelahiran Rasulullah SAW yang sarat makna spiritual.

Dalam kesempatan itu, Ampon Bram menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar tradisi tahunan umat Islam, melainkan momentum untuk memperkuat nilai-nilai keteladanan, kejujuran, dan kepedulian sosial yang diwariskan oleh Rasulullah SAW.

“Peringatan Maulid mengingatkan kita untuk meneladani sifat jujur, amanah, dan kasih sayang Nabi Muhammad SAW. Nilai-nilai itu harus kita hidupkan dalam kehidupan sosial, berbangsa, dan bernegara,” ujar HT Ibrahim dalam sambutannya di hadapan ratusan jamaah.

Lebih lanjut, Ampon Bram menyampaikan bahwa semangat keagamaan dan kebersamaan seperti yang tercermin dalam acara Maulid harus menjadi energi moral bagi pembangunan bangsa, terutama di tengah tantangan zaman yang kian kompleks.

“Kita ingin generasi muda Aceh menjadi generasi yang kuat secara iman, unggul dalam ilmu pengetahuan, dan siap bersaing di tingkat nasional tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam,” tegasnya.

Politisi yang dikenal dekat dengan kalangan dayah dan tokoh agama Aceh itu juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi Pesantren Darul Aman dalam mencetak santri berilmu dan berakhlak mulia. Ia berkomitmen untuk terus memperjuangkan peningkatan fasilitas pendidikan keagamaan dan penguatan pesantren melalui kebijakan nasional di Senayan.

“Pesantren adalah benteng moral bangsa. Di sinilah lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter dan berjiwa pemimpin. Karena itu, dukungan terhadap pesantren harus menjadi prioritas nasional,” tambahnya.

Sementara itu, Pimpinan Pesantren Darul Aman, Abu Muhammad, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran dan perhatian HT Ibrahim terhadap dunia pendidikan pesantren. Ia menyebut, perhatian tokoh nasional terhadap lembaga dayah di Aceh merupakan bentuk dukungan nyata terhadap keberlanjutan tradisi keilmuan Islam di Tanah Rencong.

Acara peringatan Maulid tersebut turut dihadiri oleh Bupati Aceh Besar, Wakil Ketua MPU Aceh Besar, tokoh ulama karismatik, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kegiatan diakhiri dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan jamuan kenduri maulid yang menjadi simbol kebersamaan umat.

Dengan kehadiran tokoh nasional seperti HT Ibrahim, pesan moral dari Maulid Nabi di Aceh Besar tidak hanya bergema di ruang-ruang ibadah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi arah pembangunan nasional yang berlandaskan nilai keislaman, kemanusiaan dan merakyat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *