Donor Darah Tahap IV Pemerintah Aceh di Kantor Gubernur Aceh Kumpulkan 178 Kantong Darah
ACEHANTARA.COM | BANDA ACEH — Sebanyak 178 kantong darah terkumpul dalam kegiatan Donor Darah Tahap IV yang digelar di lingkungan Kantor Gubernur Aceh, Selasa, 6 Oktober 2026. Darah yang terkumpul selanjutnya disalurkan melalui Palang Merah Indonesia (PMI) untuk membantu memenuhi kebutuhan transfusi bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan donor darah rutin tersebut diikuti para pegawai di lingkungan Kantor Gubernur Aceh. Aksi kemanusiaan ini menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian sosial aparatur pemerintah sekaligus mendukung ketersediaan stok darah di Aceh.
Kepala Biro Isra, Dr. H. Yusrizal Zainal Abidin, M.Si., turut ambil bagian sebagai pendonor. Partisipasi pimpinan dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap gerakan donor darah sekaligus contoh bagi pegawai untuk terlibat dalam aksi sosial yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
Sejak kegiatan dimulai, sejumlah pegawai tampak mengikuti proses donor darah dengan tertib. Para calon pendonor terlebih dahulu menjalani pendaftaran dan pemeriksaan kesehatan sebelum darah diambil oleh petugas.
Bagi sebagian orang, donor darah mungkin hanya membutuhkan waktu beberapa menit. Namun, darah yang terkumpul dapat menjadi bagian penting dalam penanganan pasien yang membutuhkan transfusi, baik karena kecelakaan, tindakan medis, persalinan, maupun kondisi kesehatan lainnya.
Karena itu, kegiatan donor darah rutin tidak hanya menjadi agenda internal Pemerintah Aceh. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk menumbuhkan solidaritas dan kepedulian antarsesama melalui tindakan sederhana yang memiliki dampak kemanusiaan.
PMI Banda Aceh menyampaikan apresiasi kepada para pegawai Kantor Gubernur Aceh yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Dukungan pendonor sukarela dinilai penting untuk menjaga ketersediaan darah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Pengumpulan 178 kantong darah pada tahap keempat ini diharapkan dapat menambah persediaan darah yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan transfusi masyarakat Aceh. Setiap kantong darah yang disumbangkan memiliki arti penting bagi penerimanya.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui aksi yang sederhana dan dilakukan secara bersama-sama. Dengan pelaksanaan donor darah secara rutin, diharapkan semakin banyak pegawai dan masyarakat yang terdorong menjadi pendonor sukarela.














