Semarak HUT RI ke-81 dan Demokrat ke-25, HT Ibrahim Gelar Lomba Rakyat untuk Merawat Tradisi dan Mempererat Persaudaraan Warga
ACEHANTARA.COM | ACEH BESAR – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia dan HUT ke-25 Partai Demokrat, Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Demokrat, H. Teuku Ibrahim, S.T., M.M., menggelar kegiatan Lomba Rakyat dan Senam Jantung yang akan berlangsung di Rumah Aspirasi H. Teuku Ibrahim, Desa Lieue, Kecamatan Darussalam, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (5/9/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut terbuka untuk masyarakat dengan menghadirkan berbagai perlombaan yang melibatkan anak-anak, remaja, ibu-ibu, hingga bapak-bapak. Selain sebagai ajang hiburan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
Berbagai perlombaan tradisional telah disiapkan untuk kategori anak-anak, di antaranya lomba makan kerupuk, balap karung, estafet oper kelereng dengan sendok, focus challenge, rangking satu, hingga pertandingan sepak bola usia U-12 dan U-15. Perlombaan tersebut diharapkan dapat menghidupkan kembali permainan rakyat yang sarat nilai edukasi dan sportivitas.
Sementara itu, untuk kategori remaja dan ibu-ibu, panitia menyiapkan sejumlah lomba kreatif seperti ukir inai, membuat buket bertema HUT Demokrat, melipat perlengkapan ibadah, estafet kain sarung, jalan rintangan tali, focus challenge, hingga lomba memasak kuah plik, sambal ikan asin, dan telur secara berkelompok.
Adapun kategori bapak-bapak akan mengikuti perlombaan tarik tambang yang diharapkan menjadi ajang membangun kekompakan dan semangat gotong royong antarwarga. Seluruh rangkaian kegiatan akan ditutup dengan doa bersama pada 7 September 2026.
H. Teuku Ibrahim mengatakan, kegiatan tersebut sengaja dirancang sebagai ruang kebersamaan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang usia maupun latar belakang.
“Perayaan kemerdekaan dan ulang tahun Partai Demokrat harus menjadi momentum memperkuat persaudaraan serta kebersamaan masyarakat. Melalui lomba rakyat ini, kita ingin menghadirkan suasana gembira yang mampu menyatukan warga dalam semangat kekeluargaan dan gotong royong,” kata Teuku Ibrahim.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya dilakukan melalui kebijakan dan program pemerintah, tetapi juga melalui penguatan hubungan sosial di tengah masyarakat. Karena itu, kegiatan yang melibatkan partisipasi langsung warga perlu terus didorong.
“Saya percaya masyarakat yang kompak dan saling mendukung akan menjadi modal utama dalam membangun Aceh yang lebih maju. Kegiatan seperti ini sederhana, tetapi memiliki makna besar karena mempertemukan warga, mempererat silaturahmi, dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap lingkungan serta daerahnya,” ujar Teuku Ibrahim.
Selain perlombaan, panitia juga menyediakan makan siang bagi peserta dan masyarakat yang hadir. Antusiasme warga diharapkan semakin meningkat mengingat jumlah peserta pada setiap kategori dibatasi sesuai kuota yang telah ditentukan panitia.
Melalui kegiatan tersebut, H. Teuku Ibrahim berharap semangat kemerdekaan, nilai-nilai demokrasi, dan budaya gotong royong dapat terus tumbuh di tengah masyarakat Aceh, sekaligus menjadi sarana hiburan yang sehat dan bermanfaat bagi keluarga.





